
JAKARTA — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tempo Menari (Tenar) Politeknik Tempo meraih Juara 2 kategori Best Dance Performance dalam ajang VOCREATION PELITA Annual Talent Competition 2026. Penghargaan tersebut diberikan pada Jumat, 16 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan.
Kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) ke-5 PELITA. Mengusung tema “Engineering Voices, Creating Impact”, VOCREATION 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa politeknik swasta anggota PELITA untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
Tari Mappadendang yang dibawakan oleh UKM Tenar merupakan tarian tradisional Sulawesi Selatan yang melambangkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan atas limpahan hasil panen padi. Gerakan-gerakan yang lembut dan penuh makna, seperti menunduk saat memanen, dibawakan dengan penuh penghayatan oleh para penari. Ghea Amanda Arianto, mahasiswa Produksi Media angkatan 2025 yang menjadi salah satu penari dalam ajang tersebut, mengungkapkan bahwa tarian ini memiliki keunikan tersendiri dibanding tarian peserta lain.
Dengan latar belakang gerakan yang bervariasi, bahkan sebagian anggota terbiasa dengan genre modern dance, proses penyesuaian ke tari tradisional menjadi tantangan tersendiri. Gerakan tari tradisional yang fleksibel dan anggun sempat membuat para penari merasa kaku di awal latihan.
Tantangan semakin terasa akibat terbatasnya waktu persiapan yang hanya berlangsung sekitar dua minggu, sejak pertengahan September hingga pengambilan video untuk seleksi pada 25 September. Perubahan pola lantai secara mendadak juga sempat dilakukan menjelang take video karena adanya penambahan anggota tim.
“Waktu take video kita ulang sampai lebih dari 10 kali. Itu capek dan berat banget, apalagi hiasan mahkota di kepala lumayan berat. Di hari terakhir latihan pun kita cuma punya waktu kurang lebih satu jam dan bener-bener di-push supaya gerakannya sempurna dari awal sampai akhir,” ujar Amanda.
Dukungan rekan-rekan UKM Tenar, dari program studi Manajemen Pemasaran Internasional (MPI) angkatan 2024, seperti Yuniyawati sebagai pelatih, Luthfiya Maharani dan Cut Eymelya Josena sebagai penata rias dan kostum, menjadi kunci penting di balik layar yang menjaga kesiapan fisik dan mental para penari.

Meskipun sempat tidak percaya diri dan ragu saat proses rekaman, pengumuman pemenang di Makassar menjadi jawaban atas seluruh kerja keras dan pengorbanan waktu yang didedikasikan oleh tim UKM Tenar. Bagi Amanda dan tim, kemenangan ini bukan sekadar predikat juara, melainkan bentuk kepuasan atas perjuangan bersama yang telah membuahkan hasil.
Darryl Mujiburahman





